Mengapa Lengis Hijau
Setiap tetes
punya nilai.
punya nilai.
Minyak jelantah sering dianggap sebagai limbah akhir. Kami melihatnya sebagai bahan baku untuk menciptakan nilai baru.
Sejak 2013, Yayasan Lengis Hijau membangun sistem pengumpulan minyak jelantah dan mengembangkan pengolahannya menjadi biodiesel serta produk upcycle. Kami percaya solusi lingkungan yang baik harus praktis, kolaboratif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Cara Kerja
Dari limbah menjadi sumber daya.
Sederhana bagi partner kami, bermakna bagi lingkungan.
01 / COLLECT
Kumpulkan
Hotel, restoran, bisnis, komunitas, dan rumah tangga mengumpulkan minyak jelantah.
02 / PICK UP
Ambil
Tim collection mengatur pengambilan sesuai volume dan jadwal yang disepakati.
03 / PROCESS
Proses
Minyak dipilah dan diproses untuk mendapatkan bahan baku yang lebih bernilai.
04 / TRANSFORM
Transformasi
Bahan baku dimanfaatkan untuk biodiesel dan produk upcycle lainnya.
05 / IMPACT
Dampak
Limbah masuk kembali ke siklus nilai, bukan berakhir sebagai beban lingkungan.
Dampak Kami
Dampak harus dapat diukur.
Angka di bawah ini disiapkan sebagai dashboard dampak. Ganti dengan data terverifikasi Lengis Hijau sebelum dipublikasikan.
13+
Tahun berkarya
10,000+
Liter minyak jelantah
100+
Partner
∞
Potensi kolaborasi
Yang Kami Kerjakan
Satu bahan baku, banyak kemungkinan.
Sederhana bagi partner kami, bermakna bagi lingkungan.
Collection
Used Cooking Oil Collection
Sistem pengumpulan minyak jelantah untuk hotel, restoran, café, bisnis, komunitas, dan rumah tangga.
Energy
Biodiesel
Mengembangkan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel dan solusi energi alternatif.
Upcycle
Soap & Candle
Mengubah minyak jelantah menjadi produk bernilai guna melalui pendekatan circular design.
Innovation
Research & Development
Menguji pemanfaatan berbagai produk turunan agar lebih banyak nilai dapat kembali ke masyarakat.
Education
Learning & Training
Pelatihan pengelolaan limbah, biodiesel, soap making, candle making, dan kewirausahaan sirkular.
Community
Partnership & Community
Membangun kolaborasi antara bisnis, komunitas, institusi, dan organisasi untuk menciptakan dampak.
Impact Story
One partnership can close a loop.
Daripada membuang minyak jelantah, mari kita kumpulkan, kelola, dan ubah menjadi sesuatu yang berguna.
Halaman ini dapat dikembangkan menjadi studi kasus nyata: nama partner, volume minyak per bulan, periode kerja sama, proses collection, dan dampak yang dihasilkan.
Kolaborasi
Dibangun melalui kemitraan.
Kami bekerja bersama bisnis, komunitas, institusi, dan organisasi yang ingin menjadikan sustainability sebagai tindakan nyata.
Mari Terlibat
Pilih cara Anda untuk menciptakan dampak.
Hotel / Restaurant
Jadilah collection partner dan kelola minyak jelantah secara lebih bertanggung jawab.
Corporate / Organization
Bangun program sustainability, edukasi, atau circular economy bersama Lengis Hijau.
FAQ
Pertanyaan yang sering ditanyakan.
Siapa yang bisa mengumpulkan minyak jelantah?
Hotel, restoran, café, bisnis, komunitas, rumah tangga, dan organisasi dapat menghubungi Lengis Hijau untuk membahas mekanisme collection.
Apakah ada minimum volume?
Volume dan jadwal pengambilan dapat disesuaikan berdasarkan lokasi dan kebutuhan. Hubungi kami untuk penilaian awal.
Minyak jelantah digunakan untuk apa?
Minyak yang terkumpul dapat diproses sebagai bahan baku biodiesel dan dikembangkan menjadi berbagai produk upcycle, sesuai kualitas dan proses pengolahan.
Apakah Lengis Hijau menerima partnership?
Ya. Kami terbuka untuk kolaborasi dengan bisnis, komunitas, institusi, donor, dan organisasi.
Mari bekerja bersama
Jangan dibuang. Ubah menjadi dampak.
Ingin mengumpulkan minyak jelantah, menjadi partner, mengadakan training, atau membangun program sustainability?